Login to add notes » Login to Facebook.

Surah Al-Qalam (The Pen) سورة القلم

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
نٓ ۚ وَٱلْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ (١)
Nun. By the pen and what they inscribe,
Nuun. Demi Pena dan apa yang mereka tulis, -
مَآ أَنتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُونٍ (٢)
You are not, [O Muhammad], by the favor of your Lord, a madman.
Engkau (wahai Muhammad) - dengan sebab nikmat pemberian Tuhanmu - bukanlah seorang gila (sebagaimana yang dituduh oleh kaum musyrik, bahkan engkau adalah seorang yang bijaksana).
وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍ (٣)
And indeed, for you is a reward uninterrupted.
Dan sesungguhnya engkau tetap beroleh pahala yang amat besar, yang tidak putus-putus, (sebagai balasan bagi menjalankan ajaran Islam);
وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ (٤)
And indeed, you are of a great moral character.
Dan bahawa sesungguhnya engkau mempunyai akhlak yang amat mulia.
فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُونَ (٥)
So you will see and they will see
Maka (tidak lama lagi) engkau akan melihat, dan mereka juga akan melihat, -
بِأَييِّكُمُ ٱلْمَفْتُونُ (٦)
Which of you is the afflicted [by a devil].
Siapakah orangnya yang gila di antara kamu semua.
إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ (٧)
Indeed, your Lord is most knowing of who has gone astray from His way, and He is most knowing of the [rightly] guided.
Sesungguhnya Tuhanmu, Dia lah jua yang lebih mengetahui akan orang yang sesat dari jalanNya, dan Dia lah jua yang lebih mengetahui akan orang-orang yang mendapat petunjuk.
فَلَا تُطِعِ ٱلْمُكَذِّبِينَ (٨)
Then do not obey the deniers.
Oleh itu (berpegang teguhlah pada ajaran Islam yang sedang engkau amalkan, dan) janganlah engkau menurut kemahuan orang-orang yang mendustakan (ugama Allah).
وَدُّوا۟ لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ (٩)
They wish that you would soften [in your position], so they would soften [toward you].
Mereka suka kalaulah engkau bertolak ansur (menurut kemahuan mereka), supaya mereka juga bertolak ansur berlemah-lembut (pada zahirnya terhadapmu).
وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِينٍ (١٠)
And do not obey every worthless habitual swearer
Dan janganlah engkau (berkisar dari pendirianmu yang benar, dan jangan) menurut kemahuan orang yang selalu bersumpah, lagi yang hina (pendapatnya dan amalannya), -
هَمَّازٍ مَّشَّآءٍۭ بِنَمِيمٍ (١١)
[And] scorner, going about with malicious gossip -
Yang suka mencaci, lagi yang suka menyebarkan fitnah hasutan (untuk memecah belahkan orang ramai), -
مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ (١٢)
A preventer of good, transgressing and sinful,
Yang sering menghalangi amalan-amalan kebajikan, yang melanggar hukum-hukum ugama, lagi yang amat berdosa, -
عُتُلٍّۭ بَعْدَ ذَٰلِكَ زَنِيمٍ (١٣)
Cruel, moreover, and an illegitimate pretender.
Yang jahat kejam, yang selain itu tidak tentu pula bapanya.
أَن كَانَ ذَا مَالٍ وَبَنِينَ (١٤)
Because he is a possessor of wealth and children,
Adakah kerana ia seorang hartawan dan ramai anak-pinaknya (maka ia mendustakan ugama Kami)? -
إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَٰتُنَا قَالَ أَسَٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ (١٥)
When Our verses are recited to him, he says, "Legends of the former peoples."
Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat keterangan Kami, ia berkata: " (Ini ialah) cerita-cerita dongeng orang-orang dahulu kala".
سَنَسِمُهُۥ عَلَى ٱلْخُرْطُومِ (١٦)
We will brand him upon the snout.
(Orang yang bersifat demikian, akan didedahkan kehinaannya) - Kami akan adakan tanda di atas hidungnya (yang berupa belalai itu).
إِنَّا بَلَوْنَٰهُمْ كَمَا بَلَوْنَآ أَصْحَٰبَ ٱلْجَنَّةِ إِذْ أَقْسَمُوا۟ لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِينَ (١٧)
Indeed, We have tried them as We tried the companions of the garden, when they swore to cut its fruit in the [early] morning
Sesungguhnya Kami telah timpakan mereka dengan bala bencana, sebagaimana Kami timpakan tuan-tuan punya kebun (dari kaum yang telah lalu), ketika orang-orang itu bersumpah (bahawa) mereka akan memetik buah-buah kebun itu pada esok pagi; -
وَلَا يَسْتَثْنُونَ (١٨)
Without making exception.
Serta mereka tidak menyebut pengecualian.
فَطَافَ عَلَيْهَا طَآئِفٌ مِّن رَّبِّكَ وَهُمْ نَآئِمُونَ (١٩)
So there came upon the garden an affliction from your Lord while they were asleep.
Maka kebun itu didatangi serta diliputi oleh bala bencana dari Tuhanmu (pada malam hari), sedang mereka semua tidur.
فَأَصْبَحَتْ كَٱلصَّرِيمِ (٢٠)
And it became as though reaped.
Lalu menjadilah ia sebagai kebun yang telah binasa semua buahnya.
فَتَنَادَوْا۟ مُصْبِحِينَ (٢١)
And they called one another at morning,
Kemudian pada pagi-pagi, mereka panggil memanggil antara satu dengan yang lain -
أَنِ ٱغْدُوا۟ عَلَىٰ حَرْثِكُمْ إِن كُنتُمْ صَٰرِمِينَ (٢٢)
[Saying], "Go early to your crop if you would cut the fruit."
(Setengahnya berkata): "Pergilah pada pagi-pagi ke kebun kamu, kalau betul kamu mahu memetik buahnya".
فَٱنطَلَقُوا۟ وَهُمْ يَتَخَٰفَتُونَ (٢٣)
So they set out, while lowering their voices,
Lalu berjalanlah mereka sambil berbisik (katanya):
أَن لَّا يَدْخُلَنَّهَا ٱلْيَوْمَ عَلَيْكُم مِّسْكِينٌ (٢٤)
[Saying], "There will surely not enter it today upon you [any] poor person."
"Pada hari ini, janganlah hendaknya seorang miskin pun masuk ke kebun itu mendapatkan kamu".
وَغَدَوْا۟ عَلَىٰ حَرْدٍ قَٰدِرِينَ (٢٥)
And they went early in determination, [assuming themselves] able.
Dan pergilah mereka pada pagi-pagi itu, dengan kepercayaan, (bahawa) mereka berkuasa menghampakan fakir miskin dari hasil kebun itu.
فَلَمَّا رَأَوْهَا قَالُوٓا۟ إِنَّا لَضَآلُّونَ (٢٦)
But when they saw it, they said, "Indeed, we are lost;
Sebaik-baik sahaja mereka melihat kebunnya, mereka berkata: "Sebenarnya kita sesat jalan, (ini bukanlah kebun kita)".
بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ (٢٧)
Rather, we have been deprived."
(Setelah mereka perhati dengan teliti, mereka berkata: "Tidak! Kita tidak sesat), bahkan kita orang-orang yang dihampakan (dari hasil kebun kita, dengan sebab ingatan buruk kita sendiri)".
قَالَ أَوْسَطُهُمْ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ لَوْلَا تُسَبِّحُونَ (٢٨)
The most moderate of them said, "Did I not say to you, 'Why do you not exalt [Allah]?' "
Berkatalah orang yang bersikap adil di antara mereka: "Bukankah aku telah katakan kepada kamu (semasa kamu hendak menghampakan orang-orang fakir miskin dari habuannya): amatlah elok kiranya kamu mengingati Allah (serta membatalkan rancangan kamu yang jahat itu) ?"
قَالُوا۟ سُبْحَٰنَ رَبِّنَآ إِنَّا كُنَّا ظَٰلِمِينَ (٢٩)
They said, "Exalted is our Lord! Indeed, we were wrongdoers."
Mereka berkata (dengan sesalnya): "Maha Suci Tuhan Kami! Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berlaku zalim!"
فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَلَٰوَمُونَ (٣٠)
Then they approached one another, blaming each other.
Kemudian setengahnya mengadap yang lain, sambil cela-mencela.
قَالُوا۟ يَٰوَيْلَنَآ إِنَّا كُنَّا طَٰغِينَ (٣١)
They said, "O woe to us; indeed we were transgressors.
Mereka berkata: "Aduhai celakanya kita! Sesungguhnya kita adalah orang-orang yang melampaui batas.
عَسَىٰ رَبُّنَآ أَن يُبْدِلَنَا خَيْرًا مِّنْهَآ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا رَٰغِبُونَ (٣٢)
Perhaps our Lord will substitute for us [one] better than it. Indeed, we are toward our Lord desirous."
"Semoga Tuhan kita, (dengan sebab kita bertaubat) menggantikan bagi kita yang lebih baik daripada (kebun yang telah binasa) itu; sesungguhnya, kepada Tuhan kita sahajalah kita berharap".
كَذَٰلِكَ ٱلْعَذَابُ ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْءَاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ (٣٣)
Such is the punishment [of this world]. And the punishment of the Hereafter is greater, if they only knew.
Demikianlah azab seksa (yang telah ditimpakan kepada golongan yang ingkar di dunia), dan sesungguhnya azab hari akhirat lebih besar lagi; kalaulah mereka orang-orang yang berpengetahuan (tentulah mereka beringat-ingat).
إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّٰتِ ٱلنَّعِيمِ (٣٤)
Indeed, for the righteous with their Lord are the Gardens of Pleasure.
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa, disediakan bagi mereka taman-taman Syurga yang penuh nikmat, di sisi Tuhan mereka.
أَفَنَجْعَلُ ٱلْمُسْلِمِينَ كَٱلْمُجْرِمِينَ (٣٥)
Then will We treat the Muslims like the criminals?
Patutkah Kami (berlaku tidak adil, dengan) menjadikan orang-orang Islam (yang taat), sama seperti orang-orang yang berdosa (yang kufur ingkar)?
مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ (٣٦)
What is [the matter] with you? How do you judge?
Apa sudah jadi kepada akal kamu? Bagaimana kamu menetapkan hukum (yang terang-terang salahnya itu)?
أَمْ لَكُمْ كِتَٰبٌ فِيهِ تَدْرُسُونَ (٣٧)
Or do you have a scripture in which you learn
Adakah kamu mempunyai sesebuah Kitab (dari Allah) yang kamu baca dan pelajari?
إِنَّ لَكُمْ فِيهِ لَمَا تَخَيَّرُونَ (٣٨)
That indeed for you is whatever you choose?
Bahawa di dalam Kitab itu membolehkan kamu mendapat apa sahaja yang kamu pilih?
أَمْ لَكُمْ أَيْمَٰنٌ عَلَيْنَا بَٰلِغَةٌ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ ۙ إِنَّ لَكُمْ لَمَا تَحْكُمُونَ (٣٩)
Or do you have oaths [binding] upon Us, extending until the Day of Resurrection, that indeed for you is whatever you judge?
Atau adakah kamu mendapat akuan-akuan yang ditegaskan dengan sumpah dari Kami, yang tetap hingga hari kiamat, menentukan bahawa kamu dapat mencapai apa yang kamu putuskan?
سَلْهُمْ أَيُّهُم بِذَٰلِكَ زَعِيمٌ (٤٠)
Ask them which of them, for that [claim], is responsible.
Bertanyalah kepada mereka: "Siapakah orangnya di antara mereka yang menjamin benarnya hukum: bahawa mereka akan mendapat di akhirat apa yang didapati oleh orang Islam?"
أَمْ لَهُمْ شُرَكَآءُ فَلْيَأْتُوا۟ بِشُرَكَآئِهِمْ إِن كَانُوا۟ صَٰدِقِينَ (٤١)
Or do they have partners? Then let them bring their partners, if they should be truthful.
Atau adakah mereka mempunyai sekutu-sekutu (yang sefaham dengan mereka? Kalau ada) maka hendaklah mereka membawanya, jika betul mereka orang-orang yang benar.
يَوْمَ يُكْشَفُ عَن سَاقٍ وَيُدْعَوْنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ (٤٢)
The Day the shin will be uncovered and they are invited to prostration but the disbelievers will not be able,
(Ingatkanlah orang-orang yang tidak beriman) akan masa didedahkan kedahsyatan huru-hara (hari kiamat), dan mereka diseru supaya sujud maka mereka tidak dapat melakukannya, -
خَٰشِعَةً أَبْصَٰرُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۖ وَقَدْ كَانُوا۟ يُدْعَوْنَ إِلَى ٱلسُّجُودِ وَهُمْ سَٰلِمُونَ (٤٣)
Their eyes humbled, humiliation will cover them. And they used to be invited to prostration while they were sound.
Sambil pandangan mereka tunduk malu, serta mereka diliputi kehinaan; dan sesungguhnya mereka (di dunia) dahulu telahpun diseru supaya sujud (tetapi mereka enggan) sedang mereka dalam keadaan sihat.
فَذَرْنِى وَمَن يُكَذِّبُ بِهَٰذَا ٱلْحَدِيثِ ۖ سَنَسْتَدْرِجُهُم مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ (٤٤)
So leave Me, [O Muhammad], with [the matter of] whoever denies the Qur'an. We will progressively lead them [to punishment] from where they do not know.
Biarkanlah Aku sahaja (wahai Muhammad) dengan orang yang mendustakan keterangan Al-Quran ini, Kami akan menarik mereka sedikit demi sedikit (ke jurang kebinasaan), dari arah yang mereka tidak mengetahuinya.
وَأُمْلِى لَهُمْ ۚ إِنَّ كَيْدِى مَتِينٌ (٤٥)
And I will give them time. Indeed, My plan is firm.
Dan Aku akan melanjutkan tempoh untuk mereka; sesungguhnya rancangan sulitKu (terhadap golongan yang kufur ingkar itu), amatlah kuat kukuh.
أَمْ تَسْـَٔلُهُمْ أَجْرًا فَهُم مِّن مَّغْرَمٍ مُّثْقَلُونَ (٤٦)
Or do you ask of them a payment, so they are by debt burdened down?
Pernahkah engkau (wahai Muhammad) meminta sebarang bayaran kepada mereka (mengenai ajaran Islam yang engkau sampaikan), lalu mereka merasa berat menanggung bayaran itu (sehingga menjauhkan diri daripada menyahut seruanmu)?
أَمْ عِندَهُمُ ٱلْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ (٤٧)
Or have they [knowledge of] the unseen, so they write [it] down?
Atau adakah di sisi mereka (Lauh Mahfuz yang mengandungi) perkara-perkara yang ghaib lalu mereka menyalin (daripadanya untuk menentang ajaran dan peringatanmu)?
فَٱصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تَكُن كَصَاحِبِ ٱلْحُوتِ إِذْ نَادَىٰ وَهُوَ مَكْظُومٌ (٤٨)
Then be patient for the decision of your Lord, [O Muhammad], and be not like the companion of the fish when he called out while he was distressed.
Maka bersabarlah (wahai Muhammad) menerima hukum Tuhanmu (memberi tempoh kepada mereka), dan janganlah engkau bersikap seperti orang yang telah ditelan oleh ikan. (Ingatlah kisahnya) ketika ia berdoa merayu dengan keadaan sesak sebak terkurung dalam perut ikan.
لَّوْلَآ أَن تَدَٰرَكَهُۥ نِعْمَةٌ مِّن رَّبِّهِۦ لَنُبِذَ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ مَذْمُومٌ (٤٩)
If not that a favor from his Lord overtook him, he would have been thrown onto the naked shore while he was censured.
Kalaulah ia tidak didatangi nikmat pertolongan dari Tuhannya, nescaya tercampaklah ia ke tanah yang tandus (di tepi pantai) dalam keadaan ia ditempelak (kerana salah silapnya).
فَٱجْتَبَٰهُ رَبُّهُۥ فَجَعَلَهُۥ مِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ (٥٠)
And his Lord chose him and made him of the righteous.
Selepas itu Tuhannya memilihnya, serta menjadikan dia dari orang-orang yang soleh.
وَإِن يَكَادُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَٰرِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا۟ ٱلذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُۥ لَمَجْنُونٌ (٥١)
And indeed, those who disbelieve would almost make you slip with their eyes when they hear the message, and they say, "Indeed, he is mad."
Dan sesungguhnya orang-orang yang kafir itu, hampir-hampir menggelincir dan menjatuhkanmu dengan pandangan mereka (yang penuh dengan permusuhan dan kebencian), semasa mereka mendengar Al-Quran sambil berkata: "Sebenarnya (Muhammad) itu, sungguh-sungguh orang gila".
وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَٰلَمِينَ (٥٢)
But it is not except a reminder to the worlds.
Padahal Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi umat manusia seluruhnya.
[Al-Qalam -
سورة القلم
68:1 - 52]

Sponsor IslamicEvents.SG Development »

Top
© IslamicSG Networks LLP | Text Source Tanzil.net | Audio Source Verse By Verse Quran